HRP-4C robot Cantik dari jepang
Hiroshi Hirukawa, salah satu ilmuwan dari National Institute of Advanced Industrial Sciences and Technology dari Jepang, Robot terbaru buatan Jepang ini tidak hanya cantik, tetapi juga bisa berlenggak-lenggok dengan pinggul bergoyang saat berjalan. “Secara teknologi, ia sudah mencapai level tersebut,” ujar Hiroshi Hirukawa
HRP-4C, telah memasuki level gerakan-gerakan seperti manusia. Ekspresi wajah juga dapat berubah-ubah dari sedih ke senang dengan mengatur gerakan mata dan mulut sesuai perintah. HRP-4C ini di ciptakan untuk menjadi pemandu atau instruktur. Misalnya, pemandu arah di taman kota atau sekadar menggerak-gerakkan badan untuk memberi hiburan pengunjung tempat hiburan.
Namun Sayang HRP-4C ini terbilang sangat mahal dengan harga 20 juta yen atau sekitar Rp 2,4 miliar. Meski demikian, software yang mengatur gerakan robot tersebut akan disumbangkan kepada publik.
sumber : kompas
Membiarkan Rugi
Ada waktu untuk mencari, ada waktu untuk membiarkan rugi; ada waktu untuk menyimpan, ada waktu untuk membuang (Pengkhotbah 3 : 6)
Ini adalah bahan renungan untuk hari ini, diambil dari Renungan Pagi. Bacaan alkitab lengkapnya dari Pengkhotbah 3 : 1-6 dengan perikop “Untuk segala sesuatu ada waktunya”.
Firman Tuhan pada hari ini sungguh sangat luar biasa buat saya pribadi khususnya. Terima kasih Tuhan Yesus untuk segala sesuatunya. Karena ku tahu Tuhanku bekerja untuk mendatangkan kebaikan walaupun sering kali yang terjadi tak seperti yang ku ingini. Tapi yang ku tahu pasti kasih Allahku tak kan berhenti ^^
Mengasihi Musuh
| Bacaan hari ini: Matius 5:43-48 Ayat mas hari ini: Matius 5:44 Bacaan Alkitab Setahun: 2 Tawarikh 14-16 |
|
|
Uskup Agung Cranmer dikenal oleh banyak orang sebagai orang yang memiliki kemampuan untuk mengasihi orang yang telah menyakiti hatinya. Sampai-sampai muncul pernyataan orang bahwa jika Anda mau berteman dengannya, sakitilah hatinya lebih dulu. Maka, ia akan melayani dan mengasihi Anda. Memang, mengasihi musuh bukanlah hal yang mudah. Kita cenderung lebih mudah untuk berkata, “Kalau dia berbuat jahat sekali kepada saya, saya akan membalasnya dua kali.” Namun, membalas kejahatan dengan kejahatan adalah cara dunia.
Alkitab mengungkapkan sebuah cara yang sangat berbeda dengan dunia. Untuk menghadapi musuh, kita tidak perlu buru-buru menggunakan senjata atau kepalan tangan, tetapi dengan kasih. Sebaliknya, anak-anak Tuhan membalas orang yang mencaci dan menganiaya mereka bukan dengan kekerasan atau kebencian, melainkan dengan doa. Inilah prinsip anak-anak Allah. Jikalau kita bersikap dan berbuat baik hanya kepada orang yang juga berlaku baik kepada kita, lalu apa bedanya anak Allah dengan orang yang tidak mengenal Allah (ayat 46,47)? Untuk mempraktikkan perintah ini memang tidak mudah. Namun, jika kita mengaku sebagai anak-anak Allah, kita harus melakukannya. Mari kita mulai dengan langkah-langkah kecil. Berdoalah untuk musuh kita, lalu lakukan hal yang sederhana untuknya. Dalam hal ini Matthew Henry, seorang hamba Tuhan pada abad ke-16, mengusulkan agar kita belajar untuk membalas cercaan bukan dengan cercaan, melainkan dengan kata-kata yang sopan dan lemah lembut. |
|
KASIH SEJATI AKAN TERUJI DI SAAT SULIT, SEPERTI KETIKA MENGHADAPI MUSUH YANG MEMBAWA SAKIT
Pantulan Matahari
| Bacaan hari ini: Yeremia 23:21-24 Ayat mas hari ini: Yeremia 23:23 Bacaan Alkitab Setahun: 2 Tawarikh 10-13 |
|
|
Sinar matahari dapat terpantul di berbagai tempat. Orang senang bertamasya ke pantai untuk menyaksikan matahari terbit atau terbenam, menyemburatkan pantulan yang elok di lautan. Jika Anda melintasi danau atau sungai pada hari yang cerah, matahari juga terpantul di sana. Kalau Anda hanya menemukan genangan air, di situ pun Anda dapat melihat pantulan matahari. Pada waktu pagi, tengoklah embun yang menempel di daun: matahari terpantul seperti lampu kecil yang amat cemerlang!
Pantulan sinar matahari hanyalah gambaran sekilas dari kemahahadiran Allah. Dia ada di mana-mana, tidak dibatasi oleh ruang dan waktu. Melalui Nabi Yeremia, Allah menegaskan kembali kebenaran tersebut. Dia menegur orang-orang yang mengklaim berbicara atas nama Tuhan, tetapi sebenarnya mereka hanya mewakili dewa setempat yang serbaterbatas. Nubuatan mereka picik dan menyesatkan. Alih-alih memberikan tuntunan dan penghiburan, pernyataan mereka malah menimbulkan kebingungan dan mendatangkan keputusasaan. Krisis global saat ini dapat membuat kita diliputi keragu-raguan. Benarkah Allah mengetahui dan memedulikan situasi kehidupan kita? Sanggupkah Allah menolong kita mengatasi masalah yang pelik dan tak terkendali? Kemahahadiran Allah kiranya menghibur dan menguatkan kita. Allah tidak pernah meninggalkan kita. Dia menyertai kita senantiasa, dan kita dapat mengandalkan pertolongan-Nya. Tidak ada perkara yang terlalu kecil, sehingga Dia mengabaikannya. Tidak ada pula perkara yang terlalu besar, sehingga Dia tidak sanggup mengatasinya. |
|
JANGAN MELIHAT PADA BETAPA BESARNYA MASALAHMU. LIHATLAH PADA BETAPA BESARNYA ALLAHMU
Suka Dipenjara
| Bacaan hari ini: 2 Korintus 12:20–13:5 Ayat mas hari ini: Efesus 4:17,19 Bacaan Alkitab Setahun: 2 Tawarikh 7-9 |
|
|
Enam tahun lamanya Danny Villegas dipenjara karena merampok bank. Setelah bebas, ia bekerja di perusahaan konstruksi, tetapi merasa bosan. Ia merindukan hidup di penjara lagi. Maka, Danny mendatangi Bank Credit Union di Florida. Ia merampok uang di kasir lalu berkata: “Sekarang kamu boleh menelepon polisi.” Sementara kasir menelepon polisi, Danny duduk di lobi menanti polisi datang. Lalu ia menyerahkan diri, agar bisa dijebloskan ke penjara lagi.
Seperti Danny, orang percaya pun bisa tergoda untuk kembali dalam hidup lama. Rasul Paulus mensinyalir hal itu terjadi di jemaat Korintus. Mereka kembali pada dosa masa lalu. Melakukan dosa-dosa mencolok yang merusak relasi antarsesama (ayat 20) maupun dosa seksual (ayat 21). Memang kota Korintus adalah kota pelabuhan yang terkenal dengan imoralitasnya. Daya pikat dosa rupanya merembes masuk ke dalam jemaat. Telah berkali-kali Paulus menegur agar mereka mengubah cara hidupnya, tetapi mereka lalai dan terbuai. Paulus berjanji akan datang menemui mereka dengan teguran keras. Ia meminta tiap orang memeriksa diri (ayat 5). Daya pikat dosa dewasa ini masih sama hebatnya. Lewat kemajuan teknologi media dan internet, kita dapat terbujuk masuk ke dalam dunia dan gaya hidup yang berdosa. Jika bersikap kompromis, pencemaran bisa terjadi tanpa kita sadari. Membuat kita kembali dalam penjara dosa. Turutilah nasihat Paulus: “Ujilah dirimu sendiri!” Adakan chek-up rutin kerohanian Anda. Dari daftar dosa yang disebut Paulus di ayat 20 dan 21, masih adakah yang menguasai Anda? |
|
PENJARA DOSA TIDAK TAMPAK MENYERAMKAN. IA TERLIHAT SEPERTI TAMAN HIBURAN
SHARE BERBAGAI PENGALAMAN INTERVIEW
Pertanyaannya biasanya begini,,
1. What course/field are/have u been studying?
I HAVE BEEN STUDYING -sebut nama majornya-,misalnya: MATH, IT, ENGLISH, MECHANICAL INSTRUMENTS etc.
kalo bisa sih, jawaban dipanjangin yah dengan menyebut udah berapa lama dan blajar dimana.
Misalnya: I have been studying English literature at Universitas Indonesia for 4.5 years.
KALO BINGUNG GRAMMARNYA, INGET2 PERTANYAAN SI INTERVIEWER. Dia mulai nanya dengan ‘have u been studying’, maka jawab dengan bentuk yang sama yaitu have+been+katakerja+ing. Lo bisa aja ganti STUDY jadi LEARN. Gpp, tp inget ya, teteup dipakein -ing.
Kalo si penanya make bentuk gini ‘how long did you study English?’ maka loe jawab pake tense yang sama yaitu past ‘I studied English for 4.5 years at UI’ –> brarti loe either dah lulus, ato drop out hehe, pokoke dah gak kul lagi.
2. Why do u study it?
Kalo kena WHY maka yang gampang mulailah jawaban dengan BECAUSE, trus lo ngomong deh alesan elo. BECAUSE I LOVE TO LISTEN TO SONGS IN ENGLISH ato apalah.
3. Tell us a little bit about yourself
HA, INI YANG TRICKY. Ada banyaak hal yang bisa elo ceritain, tp berhubung ini interview -nervous bok- dan pake English, pilihlah topik yang aman. Elo bisa mulai dengan data diri elo sendiri. Misalnya ‘MY NAME IS TADPOLE (bhs inggrisnya kecebong hihi), I AM 25 YEARS OLD. I GRADUATED FROM FACULTY OF ENGLISH LETTER, UNIVERSITY OF INDONESIA. -kalo blum lulus, ganti jadi: I HAVE BEEN STUDYING ENGLISH AT bla bla bla.
kemudian lanjutin dengan hobi elo.
I LIKE PLAYING GUITAR, AND LISTENING TO MUSIC.
dan karakter elo –please sebut yang bagus dulu–
I AM HONEST, HARDWORKER, AND RESPONSIBLE.
Pokoknya inget, pilih topik yang aman.
4. Do u consider yourself as a team player?
OH HONEY, ALWAYS SAY ‘YES’ TO THIS QUESTION meskipun pada dasarnya elo seorang penyendiri.
5. What makes a good teamwork?
MMM..JAWAB AJA KIRA2 GINI: A GOOD COOPERATION AND COMMUNICATION BETWEEN ALL TEAM MEMBERS.
6. Do u have any work experience previously?
kalo dah pernah kerja sebelumnya, jawab YES. Kalo belum jawab NO.
Yang jawab YES, jabarkan pengalaman kerja sebelumnya KALO BISA TANPA HARUS DITANYA LAGI.
Mis: Yes, I have work experience at PT Samsung Indonesia as an HR Officer for 3 years.
7. How would u adapt to a (new) working environment?
Jawab aja : I adapt to a new working environment by learning the situation. ATO I adapt to a new working environment by making friends with all the persons regardless their age and position.
8. How do u deal with a ‘difficult’ person?
MM..ini juga tricky. Kalo loe ampe dapet pertanyaan begini, biasanya…dikantor itu emang ada top level yang masuk kategori difficult to please…(kalo cuman staf biasa mah gak dianggep).
Jawab aja ginih ‘I WILL CONSIDER A DIFFICULT PERSON AS A GOOD PERSON, HOWEVER IF CONFLICTS OCCUR I PREFER TO SETTLE BY GOOD COMMUNICATION’.
9. Do u think ($…) is appropriate salary for a starter?
Terserah elo deh, gaji yang ditawarin cucok gak sama elo?
Kalo cucok, say YES IT’S APPROPRIATE.
Kalo ndak, say it politely NO, I AM AFRAID IT IS NOT APPROPRIATE TO ME CONSIDERING MY PROFESSIONAL BACKGROUND AND EXPERIENCE, SO I BELIEVE A GOOD COMPANY LIKE YOURS WILL NOT MIND RAISING IT A LITTLE BIT. I WOULD RATHER SAY Rp bla bla bla AND YOU WILL NOT REGRET IT.
10. Your plus and minus?
Sebut aja, plus elo apa. Minus elo apa. Tips: saat elo nyebutin minus/kekurangan elo, jangan lupa siapin jawaban bagaimana cara ngatasin kekurangan ini.
misalnya ‘I am a forgetful person, that’s why I always bring PDA/agenda with me for reminders and so far it helps me a lot’.
ATAU:
‘I am an emotional person BUT I have learned to manage my emotion by counting to 100 hundred before I burst’.
Pokoknya, siapin jawaban cara mengatasi kekurangan elo..gitu ajah.
Pake baju yang bersih dan rapih, rambut rapih, gak usah mandi parfum yang penting gak bau, duduk yang tegak tp gak kaku, saat interview mata jangan kemana2, liat aja mata ato liat hidung atas si penanya. Jangan meluk tas/map/anything, tangan bebas di pangkuan. Percaya diri. Interviewer berpengalaman bisa langsung menilai seseorang sejak pertama kali ketemu. Kesan pertama sangat penting. Jujur. Jangan me mark up, jangan mendramatisir. Sekali lagi percaya diri.
Inget Andrea Hirata yang saat ngelamar beasiswa S2 dari Uni Eropa, nyantumin pengalaman kerja sebagai karyawan kontrak pabrik tambang dan juru sortir pos, tp kejujuran, kecerdasan dan percaya diri membawa mantan kuli panggul ikan ini ke Sorbonne, Perancis.
Good Luck.
MENJADI PELAYAN
Bacaan hari ini: Matius 20:20-28
Ayat mas hari ini: Matius 20: 27, 28
Bacaan Alkitab Setahun: 2 Tawarikh 1-3
Ketika kita sudah menduduki posisi puncak, rasanya apa pun yang kita katakan akan menjadi titah yang harus terwujud. Kita mulai berhenti mendengarkan dan sibuk berbicara. Kita sibuk berpikir dan lupa melihat apa yang sedang terjadi di sekitar kita. Tingkat kesabaran kita menipis jika segala sesuatunya tidak terlayani dengan sempurna.
Di balik semua itu, kita tidak pernah tahu ada yang pontang-panting kewalahan memenuhi keinginan kita. Tidak banyak yang mengamati bahwa seorang pelayan yang masih tersenyum sabar sebenarnya sedang memikirkan anaknya yang sakit keras di rumah. Hampir tak ada yang memikirkan bahwa penataan ruangan untuk sebuah acara istimewa yang digelar satu atau dua jam saja, membutuhkan kerja keras semalam suntuk dari sejumlah orang yang di antaranya sampai kelelahan bahkan jatuh sakit karena terpaksa harus begadang.
Sudahkah kita menerapkan gaya kepemimpinan Yesus? Yesus tak pernah meninggikan diri, tetapi merendahkan diri-Nya dengan rela. Ibarat raja yang turun takhta dan menyamar menjadi rakyat jelata, Dia mau merasakan dan memahami perasaan rakyat. Dengan begitu Dia dapat mengarahkan mereka kepada kehidupan yang lebih baik, lebih bermakna. Dalam budaya Jawa kita mengenal filosofi yang berbunyi “ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani”. Artinya: di depan memberi teladan, di sisi memberi bimbingan, dari belakang memberi dorongan. Seorang pemimpin yang baik bukan penguasa yang hanya bisa memerintah; pemimpin adalah pengayom, panutan, sekaligus rekan berbagi hati. Sudah siapkah kita menjadi hamba seperti Yesus?
BARANGKALI POSISI KITA BISA DI PUNCAK, TETAPI BIARLAH HATI KITA TETAP ADA DI TEMPAT RENDAH

